sedikit berbagi masalah,lho? hhe pd kesempatan ini,sy coba sedikit bersuara,bismillah,
Palestina,kita terbayang suatu daerah yg didera konflik berkepanjangan.Mereka ditindas,dijajah,dizalimi,dihancurkan oleh sekelompok gerakan,oknum zionis,adapun zionis itu merupakan kelompok ekstrimis yahudi,yg menghalalkan segala cara demi terwujudnya israel raya,yang membentang dari sinai(mesir) sampai dataran tinggi golan(syria).
Konflik israel-palestina,sebetulnya dapat dgn jelas dicirikan pihak mana yg salah,pihak mana yg dirugikan.Mereka(israel) mengklaim bahwa palestina merupakan tanah yg dijanjikan.Tetapi faktanya,bangsa palestina sudah mendiami tanah itu lebih dari 5000 thn,jauh sebelum tuhan menjanjikan tanah tsbt kpd yahudi.Dalam sejarah dikatakan bahwa yahudi itu bangsa yg angkuh,terlalu mengagungkan kemampuan intelektual di atas segalanya,karena memang itu kelebihan yahudi dibandingkan bangsa yg lain.Bahkan,dalam kitab 3 umat:alquran,alkitab,talmud,diceritakan berbagai nabi diutus untuk membenahi,menyeru kpd ajran yg lurus,tetapi dgn segala keangkuhanya,hampir kesemua nabi yg diutus tewas di tangan mereka.
Kembali ke inti masalh.Palestina bermasalah semenjak lepasnya dari dunia islam,kemudian karena propaganda inggris yg menjajah saat itu,mslh berkembang mjd hanya masalah dunia arab .Kemudian karena doktrin nasionalisme,masalah skrg berkembang mjd masalah bangsa palestina saja.Negara israel yg kini berdiri di atas tanah palestina yg jelas2 tdk sah secara hukum karena direbut melalui invasi militer,penggusuran,bahkan genosida(pemusnahan ras). Dan dunia diam mngenai mslh ini,kemana selama ini HAM yg mereka perjuangkan? Masihkah mereka berdalih bhw stabilitas&perdamaian akan segera terwujud?setelah mereka membun uhi jutaan rakyat sipil dlm kurun waktu 1948-2010?.
Sebab awalnya apa? Karena umat islam terpecah mjd lebih dari 60 negara,masing2 dirundung oleh persoalan negaranya masing2.Ditambah pemberitaan media massa hanya seputar korban-korban yg berjatuhan,tanpa bersuara perlunya pelenyapan negara israel sbg sumber drari segala permasalahan.Ini karena apa? 95% jaringan media massa dikuasai oleh komplotan yahudi yg rapih nan terorganisir,yg tersebar secara tersistem di berbagai negara.Pemberitaan sudah diatur sedemikian rupa agar mengalihkan perhatian masyarakat dunia melalui polemik di negaranya masing2.Propaganda yg mereka lakukan,berusaha meyakinkan publik bahwa berdirinya negara israel adalah hal yg wajar,disamping pengayaan snjata nuklirnya yg tdk hanya mengancam negeri muslim sekitarnya,tetapi juga stabilitas dunia.Kita juga jgn mudah tertipu oleh topeng para pemimpin islam,yg jelas2 membiarkan kebrutalan terntara israel,yg begitu mudahnya melenyapkan puluhan nyawa manusia setiap harinya,selama itu menghalangi tujuan mereka,pembunuhan bukan hal yg sulit utk dilakukan.Kini umat islam disudutkan dgn stigma terorisme.Umat islam di setiap negara dijajah secara ekonomi,politik,gaya,hidup,sampai sudut moral,yg sengaja dirancang agar umat islam mjd apatis thdp kondisi saudaranya di belahan dunia lain.Tetapi tetap,islam adalah suatu kekuatan,dimana di masa keterpurukanya ini,kebangkitanya adalah ketakutan bagi barat.Jika suatu saat khilafah berhasil tegak,pemerintahan islam berhasil berdiri,maka otomatis peta perpolitikan dunia akan berubah,yg pastinya akan menggantikan hegemoni barat sebagai adidaya.Kalau dirasionalkan,jika keseluruhan tentara negara islam digabung,160 juta lebih,tentu akand engan mudahnya melibas angkatan bersenjata israel dan sekutunya,dimana mereka sudah cukup kewalahan dlm menghadapi kelompok gerilyawan kecil.
Belum lg pertentangan diantara kita sendiri.Karena sekat2 nasionalisme yg kokoh,membuat pola pikir umat islam stagnan,sehingga cenderung tak acuh terhadap nasib saudaranya di negara lain. Pemimpin di negara muslim,cukup pintar dalam mengelabui rakyatnya,disini terjadi disorientasi makna ttg masalah palestina.Dengan motif bantuan kemanusiaan,seolah mengisyaratkan bahwa itu semua sangat membantu.Tetapi apakah dgn bantuan bahan pangan,obat2an,tenaga medis,dapat menyelesaikan konflik di palestina? Tentu tdk.Negara2 arab di sekitarnya yg memiliki teknologi militer yg mutakhir hanya bungkam ketika saudara2nya ditembaki,rumah2 penduduk dirudal.Paling juga mereka akan berdalih dgn ucapan belasungkawa serta mengutuk kebiadaban agresor israel,memangnya mengutuk dapat meredakan konflik?. Mereka sadar negara israel merupakan ancaman,ttp disisi lain,ada kepentingan bisnis yg jauh jauh lebih penting drpd mempedulikan nasib saudaranya,fufufu.
Negara kita sepertinya juga sudah dibutakan oleh demokrasi,walaupun parlemen kita diisi oleh orang islam,tetapi kebijakanya sama sekali tdk pernah berpihak kpd islam.Ketika di kampanye,para partai,para politisi boleh berteriak penerapan hukum islam,menjelang pemilu kemarin banyak yg mengatasnamakan partai umat,dgn berlabel partai islam(jgn sebut merek,apapun itu),mereka mengobral isu-isu palestina hanya demi meraih simpati para pemilih.Lalu skrg buktinya what?? Isu palestina memang sudah dibiaskan dgn rumitnya masalah di negara ini.
Saya tekankan,palestina ini masalah dunia islam,badan semisal PBB tdk bisa diharapkan,buktinya mereka gagal dlm upaya penyelesaian masalah palestin.Ketika perjanjian damai sudah disepakati,merekalah yg selalu melanggar,memang,itulah tabiat bangsa yahudi yg sudah mengakar ribuan tahun,sampai2 banyak kisah pembangkanganya diabadikan didlm alquran. Hngga kini,banyak dari mereka bersuara bahwa islam agama yg melahirkan terorism.Tapi coba sedikit cermati,justru di dalam kitab mereka sendiri,talmud(bukan taurat),diajarkan bahwa golongan diluar ras mereka,adalah goyim,yg derajatnya sama rendahnya dgn binatang,dan halal untuk diperangi,itu sebabnya dalam membantai rakyat palestina,mereka tak kenal belaskasihan.Jadi masihkah berharap kpd pemerintah skrg ini? Masihkah bertumpu kpd indonesia tanah tumpah darahku? Inilah doktrin nasionalisme,membanggakan daerah dimana tempatnya berpijak,bahkan ada yg rela menggadaikan nyawanya/ mati demi memperjuangkan apa itu yg disebut negara, konyol? Oh tentu.
Tuhan Mahatahu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar